Neumanga Website Baca Komik Online

Judi Online

The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi

  • Sasaqq
  • Perkasa99
  • Tato365
  • Judi Bola

Weed merasa pusing saat dia berjalan melalui pintu gerbang. Dia merasa seperti selimut di dalam mesin cuci!

"Jangan bilang ini gagal karena aku pergi melalui gerbang yang tidak sempurna?"

Itu perasaan yang sama yang dia rasakan setelah tidak menang lotre! Weed memeluk Seoyoon lebih erat untuk memastikan tidak kehilangan dia.

Alasannya adalah agar dia tetap bisa melanjutkan quest tetapi dia juga ingin memeluknya karena Seoyoon telah mengalami begitu banyak penderitaan.

Itu juga sebuah misteri mengapa dia tidak terbangun namun meskipun quest telah selesai.

‘Hal ini telah diperkirakan....’

Situasi ini begitu mendesak sehingga dia bahkan tidak bisa mengirim whisper. Seoyoon belum bangun. Tapi Weed menempatkan dia di punggungnya dan melesat pergi. Itu sebabnya dia merasa terburu-buru selama pertempuran.

‘Aku berharap kami bisa bersantai sepanjang waktu...’

Dia akan keluar melalui pintu gerbang di suatu tempat. Dan teriakan kekesalan keluar dari mulut Weed.

"Aaaack!"

Anggota tubuhnya sedang berjuang tapi tidak memukul apa-apa. Mereka berada di udara! Dengan kata lain, di langit.

"Aku tidak pernah beruntung!"

Weed bergumam dengan kesal saat dia jatuh ke tanah. Weed dalam keadaan HP yang rendah sehingga jika dia jatuh sekarang maka dia bisa mati.

‘Apakah aku akan tetap hidup jika aku jatuh ke tanah dengan cepat?’

Pikirnya sambil jatuh menembus langit selama 1 detik!

‘Yah, ini sedikit berbahaya. Situasi mungkin akan lebih baik setelah aku dapat melihat tanah.’

Dan 1~2 detik berlalu.

‘Jarak ini cukup jauh... jika ini berlanjut maka tubuhku tidak akan bertahan. Melihat ke tanah hanya akan menyebabkan rasa putus asa.’

Sekarang dia menyiapkan pikirannya untuk itu.

‘Aku akan mati dengan cara ini.’

Sikap yang sudah menyerah untuk hidup setelah hanya 4 detik! Tubuh Weed akhirnya mencapai tanah. Namun, itu bukan tanah padat tetapi tumpukan pasir.

Dia meluncur menuruni lereng bukit terbentuk dari pasir yang menumpuk.Dia meluncur sekitar 10 meter sebelum berhenti dengan aman.

"Ah!"

Perasaan sukacitanya hanya berumur pendek. Weed menjadi frustasi lagi saat dia menaiki bukit pasir dan melihat sekeliling. Satu-satunya hal yang terlihat di sekitar adalah pasir merah. Angin sama sekali tidak mengandung uap air dan sinar matahari sangat panas.

"Aku pernah mendengar tentang tempat ini sebelumnya. Desert of Tranquillity!" ( Tl Note: Desert of Tranquillity artinya padang gurun yang sunyi )

Salah satu dari 10 Zona Terlarang di benua. Mereka tiba di tanah gurun panas tanpa persiapan apapun.

* * *

Lafaye dan para pemimpin Guild Hermes duduk di Inperial Palace Kekaisaran Haven untuk membahas strategi.

"Senjata-senjata dan peralatan pengepungan tidak cukup untuk menghancurkan benteng di daerah Chepen." ( TL note: Eng = siege weapon. contohnya terbuchet, ladder, battering ram, catapult, siege tower dkk. Yang sering main age of empire atau yang sejenisnya pasti tau lah)

"Apakah ada peralatan pengepung terdekat?"

"Peralatan itu sedang digunakan atau diperbaiki. Medannya juga sulit untuk memindahkan peralatanperalatan itu."

"Kalau begitu kirimkan corp tentara sihir dari ibukota. Mereka harus cepat mengambil kendali wilayah Aberdeen."

"Musuh telah mundur setelah dinding Mosulli dikuasai."

"Perintahkan kavaleri untuk tidak mengejar mereka di perbukitan.Divisi Kavaleri ke 14 akan mengejar dari sana."

Mereka memerintahkan beberapa pertempuran yang berlangsung serentak di seluruh benua. Wilayah Kekaisaran Haven meluas sehingga para pemimpin harus bekerja keras untuk secara efisien mengkomando militer.

‘Perlawanan terlalu lemah.’

Pada hari-hari awal perang penaklukan, musuh menyerah dan memberikan mereka kota-kota dan mundur. Strategi Memburu Singa.

Itu adalah konspirasi dengan Kekaisaran Haven sebagai target!

Rinciannya rumit tapi pada dasarnya menggunakan tentara NPC untuk serangan intens untuk mengisolasi mereka di kawasan tertentu.

‘Tidak peduli seberapa baik strategi tersebut, tidak ada gunanya jika kau tidak dapat melaksanakannya. Perang bukanlah sesuatu dapat kau lakukan hanya dengan kepalamu.’

Guild-guild telah bergabung bersama dalam sebuah aliansi tapi mereka masih rentan terhadap kepentingan mereka sendiri. Ada perlawanan berat. Jika Kekaisaran Haven jatuh maka mereka akan mengambil keuntungan maksimum sehingga mereka tidak peduli tentang jumlah tentara NPC yang digunakan.

Lafaye segera menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan keuntungan.

Musuh tidak mengambil sikap aktif sehingga para pemimpin Guild Hermes berani menyerang untuk mendapatkan sebanyak mungkin wilayah dan menggunakan kekuatan mereka untuk melakukan serangan balasan. Mereka menyerang Black Sword Mercenaries di kedua sisi dan memberikan kerusakan dahsyat.

"Jika Allied Forces bergabung maka mereka dapat memberikan kerusakan besar kepada kita." "Dimana kita harus mulai?"

"Mereka mungkin akan membuat Bardray sebagai target utama. Jika dia tidak dikalahkan terlebih dahulu maka mereka tidak dapat mencapai Imperial Palace."

Bardray, Royal Guard dan tentara mereka berkumpul di Kerajaan Gradian. Mereka adalah pasukan terkuat dari Kekaisaran Haven.

Allied Forces tidak bisa menahan godaan untuk menyerang Bardray.

‘Mereka akan melakukannya bahkan jika rencana lain dibuat.’

Lafaye memindahkan pasukan di seluruh benua sesuai dengan situasi. Dia menyesuaikan jumlah pasukan militer, mempertimbangkan medan dan lingkup wilayah yang diduduki.

Allied Forces memiliki kesempatan untuk mengambil alih beberapa benteng yang kuat dengan unsur kejutan tapi tidak. Bardray menjadi tujuan mereka.

‘Orang-orang itu akan disiapkan dalam waktu satu minggu. Ini akan menjadi medan perang yang memenentukan.’

Lafaye memberi perintah sebagai guild master.

"Kerahkan para ranger dan mage ke Pegunungan Rubidom secara diam-diam. Dan berikan instruksi kepada semua knight di daerah tersebut bersiap untuk bergerak."

"Aku mengerti."

"Pasukan Bardray-nim akan perlu berada di Pegunungan Rubidom setelah 6 hari jadi kirim permintaan untuk menyediakan jalan ke Kerajaan Norton yang telah diduduki."

"Pegunungan Rubidom? Ada terlalu banyak pohon sehingga bukan medan baik bagi tentara untuk dilalui. Ini adalah rute yang akan menyita banyak waktu."

"Ini adalah alasan mengapa itu menguntungkan untuk bertarung di Pegunungan Rubidom. Dan kemudian kita bisa dengan cepat menguasai Benua Tengah."

"Apa yang terjadi?"

"Aku telah menerima kontak dari Palma.Pekerjaan mengalami kemajuan lebih cepat dari yang direncanakan."

* * *

Palma!

Dia adalah senjata rahasia dari Guild Hermes. Guild Hermes adalah sebuah organisasi yang awalnya dibentuk untuk menyatukan Benua Versailles. Mereka adalah sekelompok player kelas atas yang bersatu di bawah bendera tunggal.

Dari awal mereka memiliki potensi besar untuk menaklukkan Royal Road.

‘Puluhan ribu, ratusan ribu orang menikmati game ini. Jutaan orang pasti akan memainkan game ini.’

Ini adalah game virtual reality pertama sehingga ada banyak keuntungan. Namun popularitas dari Royal Road lebih besar dari yang mereka perkirakan.

Guild Hermes sengaja menyebar sesuai dengan rencana penaklukan benua. Kekaisaran Haven diperintah oleh guild mereka dan digunakan untuk menyingkirkan kompetitor-kompetitor mereka. Mereka mengambil kendali Kekaisaran Haven untuk menyamarkan beberapa pekerjaan lain yang mereka lakukan.

Palma dan pasukan bayangan diberikan misi di berbagai bagian benua.

- Banyak guild akan tumbuh di benua. Dan akan mengembangkan kerajaan mereka. Bekerja untuk mengganggu mereka.

Seperti yang tercatat dalam buku-buku sejarah, ada banyak faktor risiko di benua. Tahap-tahap awal ketika Royal Road baru saja dibuka!

Penyihir jahat dan monster menyerang dan menghancurkan kota-kota dan kastil. Pencapaian terbesar dari pasukan bayangan itu menyebabkan munculnya Order of Embinyu lebih cepat dari yang diharapkan.

"Order of Embinyu. Ketika melihat sejarah benua, itu adalah ancaman besar bagi perdamaian."

"Begitukah? Kalau begitu cari metode untuk memanfaatkan mereka."

Palma dan sejumlah player lain secara resmi mendaftar ke Order of Embinyu. Mereka melakukan quest yang berkaitan dengan Order of Embinyu, menemukan item yang diperlukan dan menaikkan pengikut baru bagi Order of Embinyu.

"Order of Embinyu jauh lebih besar dari yang aku bayangkan."

"Apakah begitu? Pastikan mereka melanggar batas kerajaan lain kecuali Kekaisaran Haven."

Memperluas kekuatan Order of Embinyu! Mereka menggunakan Order of Embinyu untuk melemahkan pesaing mereka dan kebingungan memungkinkan Guild Hermes untuk tumbuh secara stabil. Order of Embinyu memainkan peran penting dalam memungkinkan Kekaisaran Haven untuk tidak terhalang oleh pesaing mereka.

Namun akhir-akhir ini pertumbuhan Order of Embinyu mengerikan.

Setelah Benua Tengah berada dalam kekacauan karena perang, Order of Embinyu menyebarkan pengaruhnya ke segala arah. Palma tidak bisa menghentikan pengaruh para priest yang mencapai Kekaisaran Haven.

‘Embinyu. Order of Embinyu terlalu berbahaya!’

Palma terkejut hanya dengan melihat kegiatan Order of Embinyu. Order of Embinyu menyebar aura jahat di tanah pertanian dan perkebunan.

Tanah tercemar dan para demon baru lahir. Warga menjadi semakin fanatik dan mereka yang jiwanya tertangkap menjadi Dark Knight. Monster dicuci otak oleh Order of Embinyu dan keluar dari habitat dan dungeon mereka.

Wilayah Order of Embinyu meluas dengan cepat karena aura jahat mereka dan daerah sekitarnya hancur.

Sungai-sungai yang mengalir menyebar polusi dan tanaman tercemar dengan aura jahat. Cabang-cabang dan akar pohon di hutan lebat mulai menyerang orang-orang. Pohon-pohon penuh kekuatan jahat yang didorong ke arah benteng dan digunakan dalam pengepungan benteng.

‘Order of Embinyu tumbuh terlalu cepat dalam waktu singkat.’

Palma berkeliaran melalui daerah-daerah yang diduduki oleh Order of Embinyu. Tentara terus dikerahkan oleh Order of Embinyu tanpa henti.

Pertempuran menjadi lebih luas ketika para fanatik melakukan serangan membabi buta. Dan sekarang mereka bergerak ke arah Kekaisaran Haven.

"Ini terlalu sulit bagiku untuk menanganinya. Aku harus memberitahu fakta-fakta ini kepada Guild."

Dalam rencana awal untuk menaklukkan benua, Order of Embinyu harus bertahan sampai akhir. Guild Hermes kemudian akan menyatukan benua dan memulihkan perdamaian di bawah kedok menyingkirkan Order of Embinyu.

Tidak ada yang akan mampu bertahan melawan kekuatan mereka dan era baru dimana Kekaisaran Haven memerintah dunia akan dimulai.

* * *

Seoyoon bangun saat Weed menunggu bawahannya.

"Mereka belum datang."

Iron-1 dan Iron-5. Para prajurit patung hidup dibelum muncul.

"Tentunya mereka tidak melewatkan kesempatan untuk melalui gerbang?"

Zahab yang datang sebelum mereka juga tidak terlihat.

"Mungkin mereka terkirim ke tempat yang berbeda."

"Itu juga yang kupikirkan. Seperti yang diperkirakan, gerbang itu tidak bekerja dengan benar."

Saat menyelesaikan quest teknik sculpting rahasia akhir, dia menyadari bahwa perasaan tidak menyenangkan miliknya selalu benar. Dia juga menjadi terlibat dengan nasib Nodulle berantakan!

Ddiring!

Lintasi Desert of Tranquillity

Ini adalah tempat berpasir dan terik matahari yang menyengat.

Sebuah tempat dimana air adalah kehidupan. bertahan hidup adalah satu-satunya tujuan. sebrangi gurun sambil mengatasi kurangnya pasokan untuk sampai di oasis Suku Brukan.

Tingkat Kesulitan:

Quest Teknik Sculpting Rahasia Akhir

Persyaratan Quest:

Jika rekanmu menerima cedera besar di padang pasir maka iblis akan terbangun didalam tubuhnya.

Panas dari Desert of Tranquillity membakar habis semua Mana sehingga skill tidak dapat digunakan.

Quest telah diberikan.

Kamu tidak bisa menolak.

"Hrmm."

Rasanya seperti melihat gunung lain setelah melintasi gunung. Weed merasa hormat yang besar terhadap para pendaki gunung.

"Hal ini seperti mendaki Gunung Seorak hanya untuk melihat Gunung Everest. Samudera Antartika atau laut Arktik mungkin akan muncul setelah aku menyeberang gurun ini."

Ini tidak seperti Las Phalanx.

Desert of Tranquillity secara harfiah gurun pasir yang tenang. Itu adalah tempat dimana makhluk hidup seperti manusia tidak bisa hidup. Itu adalah sebuah daerah dimana pasir terhampar tanpa ujung di sebagian besar daerah benua selatan.

Pada hari-hari awal Royal Road, banyak orang menuju ke selatan dari Benua Versailles untuk berpetualang. Mereka yang bergerak dari Benua Tengah hanya menemukan padang pasir yang luas. Hamparan pasir tanpa ujung saat mereka terus berjalan. Suku gurun tinggal di sekitar oasis tetapi di tempat lain hanyalah pasir.

Desert of Tranquillity! Mereka yang berjalan akan menjadi lelah dan mati setelah tidak mampu memuaskan dahaga mereka.

Jarang untuk menemukan orang-orang meninggalkan Desert of Tranquillity. Weed dan Seoyoon saat ini berada di benua di masa lalu sehingga tidak ada kemungkinan bertemu pengembara lain. "Skill tidak dapat digunakan di Desert of Tranquillity."

"Kau menerima quest?"

"Ya, itu adalah sebuah quest dimana kita perlu untuk bertahan hidup."

Seoyoon yang mengikutinya telah diberi quest yang sama.

"Kita tidak memiliki banyak makanan."

Weed mendesah saat dia melihat ke dalam ranselnya. Dia menerima permintaan untuk menyelamatkan Seoyoon jadi dia ingin beban menjadi seringan mungkin.

Saat ini ranselnya hanya berisi makanan dan air untuk satu hari dan sisanya dipenuhi barang rampasannya.

"Inilah sebabnya mengapa orang tidak boleh serakah. Bagaimana pun, mari kita coba untuk mencapai oasis Suku Brukan."

"Ya, tapi ke arah mana?"

Weed memandang pegunungan pasir yang terhampar di segala arah. Tidak peduli kemana dia melihat, pasir adalah satu-satunya hal yang terlihat. Itu adalah suasana yang panas dan tandus. "Ke arah sini."

"Benarkah?"

"Yah, kita tidak bisa memastikan sampai malam hari. Gurun malam akan penuh bintang. Kita dapat menggunakannya untuk menentukan apakah kita menuju ke arah yang salah."

Weed ingat membaca tentang pengalaman melalui padang pasir di Afrika. Ketika bepergian ke luar negeri, mereka tinggal di penginapan serta berkemah di padang gurun. Dia tidak pernah mendugavbahwa pengalaman-pengalaman itu akan berguna sekarang.

"Aku harus menghapuskan kebiasaan mengambil botol kosong dan mengumpulkan besi tua."

"Hah?"

"Bukan apa-apa."

* * *

Weed dan Seoyoon berjalan tanpa henti. Itu sulit karena pasir yang tertiup angin. Mereka juga tidak tau jarak ke tujuan mereka. Untungnya mereka berdua memiliki pakaian dasar untuk perjalanan ini.

Weed mengenakan pakaian pemula yang diperoleh dari Benteng Serabourg, Desa Baran dan Lavias. Jubah tua itu mudah robek tapi dia bisa menggunakannya untuk menyembunyikan wajahnya dari pasir.

"Tidak membuang barang-barang ini berguna dalam waktu yang seperti ini."

"Baunya mencapai sini."

"Ini wajar. Aku belum mencuci pakaian ini sekali pun."

"......."

Kemudian kembali hening! Mereka tidak bertemu monster apapun sehingga mereka hanya berjalan ke depan.

‘Ada 2 botol penuh air. Bahkan jika kita minum dengan hemat, hanya akan berlangsung selama 1 hari. Setelah itu akan sulit untuk menemukan air.’

Kemudian situasi penuh keputasasaan akan timbul. Dan sekarang adalah malam hari. Untungnya dia bisa melihat bintang tapi lebih menyakitkan bergerak di malam yang dingin daripada di bawah panas matahari. "Dingin."

"Malam di gurun memang dingin."

Weed dan Seoyoon duduk berdekatan di bawah bukit pasir. Perjalanan masih cukup jauh sehingga mereka akan mengalami beberapa malam yang dingin. Oleh karena itu mereka mengambil momen ini untuk memulihkan vitality mereka sebelum berjalan.

"Aku ingat hari–hari menyenangkan di masa lalu ketika aku berjalan melalui es di utara. Pada saat itu kita bersama Alveron dan Bingryong."

"Itu benar-benar dingin. Kau juga mengalami demam yang parah."

"Waktu itu kau tertutup dengan es putih saat digendong oleh Bingryong. Aku benar-benar berjuang menahan tawa saat melihat penampilanmu pada saat itu."

Itu adalah salah satu insiden menyebabkan hati Seoyoon yang tertutup menjadi cair. Dia mengenang petualangan melawan Bone Dragon di utara.

Ironisnya, petualangan ini menanamkan kehangatan di hati Seoyoon.

"Apakah ini juga akan menjadi kenangan di kemudian hari?"

"Mungkin."

"Aku berharap ada lebih banyak kenangan yang baik."

"Jika hal ini adalah kenangan berhargamu maka mungkin lebih baik untuk mengalami amnesia."

Weed dan Seoyoon memperketat jubah di bahu mereka dan mempertahankan suhu tubuh mereka. Dan mereka mulai berjalan melalui gurun lagi saat fajar!

Kamu haus.

Karena panas yang parah, Vitality mu melemah dan kami menjadi haus.

Jendela pesan muncul setelah asupan airnya berkurang. Dia haus tapi dia harus menghemat air.

Weed merasa seperti mulut dan tenggorokannya penuh dengan pasir.

"Bagian tajam rumput itu terlihat seperti berasal dari daerah tropis."

"Bagaimana bisa ada daerah tropis di gurun?"

"Ya, ini adalah tempat dimana hujan tidak turun selama 1 tahun."

"Kita tidak bisa mengharapkan keberuntungan seperti itu."

Perjalanan masih jauh sehingga mereka perlu untuk mempertahankan vitalitas mereka. Dia tidak tau apa yang akan terjadi jika mereka roboh karena kelelahan.

"Pergi dengan baik anak-anakku. Kita akan bertemu lagi di tempat yang baik."

Dalam rangka untuk meringankan bebannya, Weed membuang harta yang dia peroleh dari Istana Kerajaan Portu. Itu bukanlah keputusan yang mudah baginya. Rasa sakit itu seperti merobek daging sehat dari dirinya sendiri!

"Makan garam ini."

"Kamu makan duluan."

"Untungnya ada banyak garam. Itulah satu-satunya kabar baik."

"Kalau begitu aku akan makan."

Asupan garam sangat penting di padang gurun. Tingkat kadar garam di tubuhnya terus menurun jadi jika dia tidak makan garam maka dia akan mengalami demam karena sengatan matahari. Keterampilan memasak tingkat advancednya berarti bahwa dia bisa makan dendeng ditutupi dengan garam berlimpah.

"Mari kita pergi lagi. Kita harus bergerak sejauh mungkin sebelum pasokan makanan kita habis."

Weed dengan lambat menyeret kakinya yang berat. Berjalan terasa menyakitkan, tetapi dia takut pingsan di padang pasir. Itu sulit tetapi dia tidak bisa menunjukkannya di depan Seoyoon.

Dan waktu berlalu tanpa henti. Dia merasa seperti dia telah berjalan di bawah terik panas matahari untuk waktu yang lama.

Weed berbagi air dengan Seoyoon. Dia telah ditahan sebagai tawanan perang sehingga dia tidak punya air.

"Haus? Minumlah."

"Ya."

Seoyoon mengembalikan botol setelah meminum air. Weed dengan pelan mengguncang botol air setelah menerimanya.

Challang Challang.

Berat botol itu tidak menurun. Mereka menghargai satu sama lain sehingga mereka minum sesedikit mungkin. Oleh karena itu jumlah air tidak menurun. Hatinya menjadi lebih hangat ketika dia berpikir tentang hal itu.

‘Nodulle dan Hilderun juga merasakan rasa sakit ini. Yah, aku benar-benar senang aku tidak lahir di padang gurun.’

Dan mereka terus berjalan melalui padang pasir sampai malam tiba. Setelah mengambil istirahat sejenak, mereka melanjutkan perjalanan pada hari berikutnya.

Mereka harus berjalan sejauh mungkin sebelum air habis. Mereka tidak bisa minum lebih dari satu tegukan air. Dan air di botol menurun sedikit demi sedikit.

‘Panas, sangat panas....’

Weed dan Seoyoon tidak lagi berbicara dengan satu sama lain. Butuh seluruh kekuatan mereka hanya untuk berjalan. Terik matahari dan pasir panas di gurun!

Kemudian sebuah kota putih misterius muncul di depannya.

"Sebuah kota terlihat."

"Benarkah? Berusahalah sedikit lagi. Mungkin ada air disana."

Weed dan Seoyoon penuh dengan sukacita saat mereka minum dengan puas dari botol air dan berjalan dengan cepat.

"Hanya sebagian dari kota terlihat tapi kelihatannya aneh. Aku pikir itu adalah fatamorgana." "Tidak mungkin."

Weed terus menuju kota tapi tidak bisa mendekatinya. Kota itu memudar saat dia mendekatinya.

Ddiring!

Sebuah fatamorgana gurun telah terlihat.

Perseverance telag meningkat sebesar 1 poin.

"Quest ini mempermainkan kita...."

Weed menunduk sambil berjalan. Dan suara Seoyoon terdengar setelah beberapa saat!

"Kali ini ada sebuah danau."

"Yah, terlihat seperti danau."

Dia mungkin tertipu sekali tapi dia tidak akan tertipu dua kali. Tidak mungkin untuk danau terbentuk di tengah padang pasir.

Tidak mengherankan, danau itu perlahan menghilang.

Ddiring!

Sebuah fatamorgana gurun telah terlihat.

Nature Affinity telah meningkat sebesar 2 poin.

"Whew…."

Tenggorokannya kering dan dia lelah sehingga dia merasa sekarat setelah melihat fatamorgana. Mereka terus bergerak maju tapi yang ada hanya padang pasir tak berujung.

Kecepatan Weed dan Seoyoon melambat saat mereka menjadi lelah.

"Haruskah kita terus berjalan?"

"Ini sedikit sulit."

"Sepertinya kita akan berjalan lagi besok."

"Berapa banyak air yang tersisa?"

"Jika kita terus menghemat air maka akan bertahan sampai besok pagi."

* * *

Keesokan harinya.

Weed dan Seoyoon sekali lagi mulai berjalan saat fajar. Masih ada satu tegukan di dalam botol sehingga mereka bertahan untuk tidak minum selama mungkin.

Dan mereka berbagi air setelah mereka tidak bisa tahan lagi. Setelah tidak ada tetes air yang tersisa, Weed menempatkan botol air kosong ke dalam ranselnya.

"Sekarang tidak ada air."

"Kita akan lanjutkan berjalan."

Seoyoon menjadi lebih kurus setelah menjadi lelah. Melihatnya sedih membuat Weed ingin memeluknya.

‘Seoyoon mengalami masalah setelah bertemu dengan orang yang salah. Akan lebih baik jika aku mengingat fitur ini untuk membuat patung.’

Harapan bodohnya untuk berjalan ke arah utara menghilang. Dia dikelilingi oleh gurun sehingga dia tidak bisa memiliki pikiran positif.

Weed dan Seoyoon berjalan diatas partikel pasir kecil. Angin meniup butiran pasir ke arah mereka. Tidak ada harapan untuk menemukan daerah tropis di tengah padang pasir.

Bibir Weed benar-benar kering dan pecah-pecah.

"Maafkan aku."

"Kenapa?"

"Aku membawamu ke sini untuk membantuku dalam quest."

"Tidak apa-apa. Jangan menyerah dan terus berjalan. Jika kita terus melanjutkan maka mungkin ada akhir." "Tapi sekarang sudah berakhir."

Ddiring!

Kamu menderita demam tinggi karena rasa haus yang serius.

Kamu melihat halusinasi dan vitality tidak pulih.

HP berkurang.

HP akan terus menurun kecuali suhu tubuhmu diturunkan.

"Aku tidak pernah menyangka akan mati di padang gurun karena kekurangan air."

Weed terlalu lemah sehingga dia bahkan nyaris tak bisa mengambil satu langkah. Seoyoon menggunakan semua tenaganya untuk berjalan sehingga dia bahkan tidak bisa membantu Weed. Dia memiliki sedikit air untuk diminum sehingga dia memiliki kekuatan lebih.

‘Tentunya keberhasilan atau kegagalan dari quest ini tidak tergantung pada seberapa banyak air yang dibawa?’

Itu dapat dimengerti bahwa dia berpikir seperti itu. Dia tidak khawatir tentang jumlah air saat menyelamatkan Seoyoon.

Weed benar-benar tidak bisa berjalan lagi. Dia menderita halusinasi parah dan kakinya tidak bisa berjalan dengan lurus. Dan mereka memanjat bukit pasir yang lain. Pasir mencapai pergelangan kakinya, sehingga sulit untuk berjalan.

"Ada sebuah pohon."

"Fatamorgana lagi... "

"Ini adalah pohon sungguhan!"

Weed mengangkat kepalanya saat dia mendengar teriakan Seoyoon. Ada pohon-pohon yang nyata. Ini adalah gurun pasir tapi ada pohon sesekali tumbuh dengan daun meneteskan air dengan kelembaban. "Ada pohon sungguhan?"

"Sepertinya begitu."

Sekarang dia telah mencapai batasnya. Weed dan Seoyoon dengan penuh pemderitaan tiba di dekat pohon tersebut.

Ddiring!

Kamu telah lolos daro Desert of Tranquillity.

Gelar Desert Traveller telah didapatkan.

Jumlah vitality yang terkonsumsi ketika bepergian melintasi gurun akan berkurang.

Perseverance meningkat sebesar 45 poin.

"Kita akhirnya tiba!"

Weed berbaring di samping pohon. Dia kemudian mengeluarkan Sculpting Knifenya. Kemudian dia memotong pohon-pohon. Temanya adalah pelangi sederhana dan hujan. Dan kemudian dia menggunakan sebuah skill.

"Cloud Sculpting!"

Sebuah skill yang memanggil awan di langit! Dia bisa membuat sebuah patung sekarang menunjukkan bahwa dia melewati Desert of Tranquillity.

"Cloud Sculpting, Cloud Sculpting, Cloud Sculpting, curah hujan dari awan."

Awan gelap berkumpul seperti keajaiban atas wilayah gurun.

Swaaaaaang!

Dan hujan jatuh di atas gurun! Weed dan Seoyoon menyaksikan langit dan berbaring dengan mulut terbuka saat mereka minum air hujan.

Rasa hausmu telah dilegakan.

Sekarang pikirannya jernih karena hujan.

Ddiring!

Nature Sculpting telah mengubah benua.

* * *

Yoo Byung-jun mengagumi hujan yang jatuh di atas padang pasir.

"Kesabaran yang luar biasa."

Mereka berjalan tanpa kenal lelah melintasi padang gurun tanpa kehilangan harapan. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Orang tidak bisa meremehkan keputusasaan dan pikiran negatif dalam situasi seperti ini.

Weed dan Seoyoon berusaha menghemat air sambil terus bergerak melintasi Desert of Tranquillity.

Titik awal untuk quest ini tergantung pada jumlah air yang mereka miliki sejak awal.

Weed dan Seoyoon tidak membuang-buang waktu bertengkar untuk masalah persediaan air atau saling menyalahkan. Mereka hanya berjalan sampai akhirnya mereka tiba di tempat tujuan. Kesabaran mereka memungkinkan mereka mencapai tujuan meskipun vitalitas rendah.

"Dan gurun akan berubah sekarang setelah quest berhasil."

Yoo Byung-jun melirik monitor lain. Monitor itu menunjukkan Benua Versailles di masa sekarang.

Tetesan hujan tidak banyak terlihat saat meresap ke dalam tanah. Tapi Desert of Tranquillity di selatan sangatlah luas dan awan hitam yang mengandung air hujan dengan cepat menyebar ke seluruh area. Dan hujan deras terjadi! Hujan membasahi gurun dan menyebabkan pohon, rumput dan oasis untuk tumbuh.

Sungai baru terbentuk dan mengalir ke tanah di sekitarnya, membuat tanah menjadi subur. Hujan yang diakibatkan oleh Weed membawa perubahan yang luar biasa terhadap Benua Versailles di waktu saat ini.

Sungai yang mengalir mengikis tanah gurun yang lemah. Dan ngarai mulai terbentuk! Erosi menciptakan ngarai berwarna-warni dimana sungai besar dengan lebar belasan meter mengalir melalui ngarai itu.

Waktu yang lama diperlukan untuk adegan ini terjadi. Weed membuat patung indah yang diwujudkan dari waktu ke waktu.

Ada sedikit player yang aktif di padang gurun. Lingkungan terlalu panas dan menyakitkan dengan sedikit monster sehingga hanya beberapa orang datang ke padang gurun untuk menyelesaikan quest.

Tapi sekarang setelah Weed menciptakan sungai yang mengalir dan ada jurang misterius, banyak player mulai berdatangan.

Sama seperti di utara, Weed mengubah gurun di selatan. Yoo Byung-jun menatap monitor dimana Weed dan Seoyoon sedang beristirahat di tengah hujan.

Sinar matahari terik bersinar melalui awan gelap. Sebuah pelangi gurun mengelilingi dua orang yang sedang berbaring.


tags: baca The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi manga, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi online, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi bab, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi chapter, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi high quality, The Legendary Moonlight Sculptor Chapter 007 Padang Gurun Yang Sunyi manga scan, ,
  • Game Slot
  • Game Mancing Ikan

Contact Banner

Facebook
: Lie
Skype
: liemuchan
YM
: liemuchan1

Partner

  • mangaku
  • komikcast
  • komikstation
  • kombatch
  • mangashiro
  • mangaindo
  • mangacanblog
  • subapics
  • westmanga
  • IdNation
  • mangavy
  • pecintakomik
  • komikid
  • mangadropout
  • Bacamanga
  • TOP
    Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
    Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]